Kelas Online KodeKiddo -Contigency Plan

Dear Mom & Dad,

Untuk mengantisipasi ditutupnya center KodeKiddo untuk aktivitas murid karena COVID-19, KodeKiddo telah membuat contingency plan (rencana) untuk mendukung pembelajaran murid dari rumah melalui kelas online.

Kelas ini akan dilakukan di jadwal yang sama seperti kelas di center, dengan murid dan teacher bertemu secara online menggunakan online meeting platform.

Murid kelas reguler KodeKiddo dapat mengikuti kelas online ini tanpa tambahan biaya.

Perlengkapan untuk bergabung dengan kelas online:

  • laptop/desktop dengan webcam dan microphone
  • koneksi internet minimum 10 mbps
  • Menginstall dan membuat akun untuk online meeting platform: Zoom (https://zoom.us/download)

Pembelajaran akan dipantau langsung oleh teacher kami dan orang tua pun dapat ikut bergabung di sesi untuk mendampingi/melihat bagaimana anak-anak belajar coding.

Kami akan memberi update lagi jika rencana ini akan diimplementasikan.
Untuk persiapan, harap orang tua mencoba install dan membuat akun di Zoom segera.

In the meantime, stay safe and healthy!

Saat ini kelas KodeKiddo masih tetap berjalan sesuai jadwal biasa, team kami melakukan ekstra pembersihan di ruang kelas dan mengingatkan semua murid dan teacher untuk mencuci tangan saat tiba di center.
Jika ada murid atau teacher yang sakit atau menunjukan gejala COVID-19, kami akan meminta mereka untuk tidak datang ke center.

Jika ada pertanyaan, silakan hubungi center masing-masing.

Hour of Code bersama KodeKiddo dan Astra Auto2000

Pada hari Minggu, 23 Februari 2020 KodeKiddo bekerja sama dengan Auto2000 BSD City mengadakan kegiatan Hour of Code dengan tema “Make Your Own Car Games”. Acara Hour of Code ini bertepatan dengan kegiatan Astra Auto Fest 2020 yang diadakan oleh Auto2000. Kegiatan Hour of Code ini terbuka untuk umum, dan ditujukan bagi kiddos dengan grade SD 1 sampai SMP 3. Sekitar 70 kiddos dari berbagai sekolah di sekitar BSD berpartisipasi dalam acara ini.

Hour of Code merupakan gerakan global memberdayakan lebih dari 200 juta anak di dunia untuk memperkenalkan pemrograman komputer dan memberikan masa depan untuk perkembangan Teknologi Informasi yang semakin pesat. Bagi yang belum mengenal dunia pemrograman akan diajarkan dasar-dasar tentang pemrograman dan beberapa ilmu komputer yang dapat meningkatkan berpikir logika dan berpikir kritis (referensi: https://hourofcode.com/).

Kegiatan Hour of Code kali ini terbagi menjadi 3 sesi berdasarkan pengelompokan kelas. Sesi 1 ditujukkan bagi kiddos dengan grade 1-3 SD, dilanjutkan dengan sesi 2 yang ditujukkan bagi kiddos dengan grade 4-6 SD, lalu dilanjutkan dengan sesi 3 yang ditujukkan bagi kiddos grade SMP.

Setiap sesi berdurasi 60 menit yang terdiri dari 45 menit coding workshop dan 15 menit berupa mini challenge. Semakin tinggi grade kiddos, maka tingkat kesulitan dan tingkat kerumitan games akan bertambah. Platform yang digunakan untuk membuat mini games merupakan Scratch. Tema yang diberikan pada kegiatan Hour of Code ini merupakan Cars, dimana sesuai dengan lokasi diadakannya Hour of Code, yaitu Auto2000 BSD City. Sehingga pada kegiatan ini, kiddos selain bisa belajar untuk membuat games juga dapat melihat dan berkeliling untuk melihat berbagai mobil yang keren-keren di Auto2000 BSD City.

Semua kiddos mengikuti instruksi dari teacher KodeKiddo dan pada akhir sesi, semua Kiddos diberikan challenge untuk melengkapi games yang telah dibuat sesuai dengan instruksi dan function yang telah diajarkan pada saat workshop. Kiddos yang berhasil untuk mengerjakan challenge dari teacher akan mendapatkan special gift dari KodeKiddo dan dari Auto2000. Banyak sekali lho, kiddos yang mampu mengerjakan challenge dari teacher, sampai teacher bingung memilih pemenangnya.

Saat kegiatan Hour of Code di Auto2000 BSD City, kami pun mengadakan kegiatan photobooth contest dimana Kiddos dan orang tua dapat berfoto menggunakan frame yang sudah disediakan. Kiddos dan orang tua sangat kreatif memilih spot untuk berfoto dan membuat caption di Instagram yang menceritakan pengalaman saat Hour of Code kemarin.

Selesai kegiatan Hour of Code, Kiddos dan orang tua dapat mencicipi berbagai snack yang disediakan oleh pihak Auto2000 and mendapatkan goodie bag sebagai souvenir panitia. Kiddos juga mendapatkan modul belajar yang dapat dibawa pulang dan akun untuk akses platform Scratch sehingga kiddos dapat melanjutkan belajar coding di rumah atau di center KodeKiddo. 

Acara workshop gratis seperti ini dilakukan secara teratur oleh KodeKiddo dan partner-partner yang mendukung misi KodeKiddo untuk untuk memberi peluang dan akses bagi anak-anak Indonesia untuk belajar coding dan konsep computer science dengan material pelajaran dan sumber daya berkualitas tinggi, menggunakan cloud-based platforms yang didukung dengan interaksi dalam kelas. http://www.kodekiddo.com.

Penulis : Venny Sarah & Sarah Dhiba

Bebras Challenge 2019 Results

Congratulations for another good result from KodeKiddo kiddos in Bebras Challenge USA!!!

Bebras is an international initiative aiming to promote Informatics (Computer Science, or Computing) and computational thinking among school students. It is the basis for coding and programming.

The Bebras Computing Challenge is organized in over 30 countries and designed to get students from all over the world excited about computing.

Each participant gets 45 minutes to answer 15 multiple-choice questions that focus on computational and logical thinking.

The challenges were delivered in KodeKiddo classes between Nov 4-18, 2019.

The kiddos did very well!!

  • Over 700 KodeKiddo students participated in this competition from more than 15 KodeKiddo centers as well as at the schools that have partnership with KodeKiddo for their coding program.
  • On average in most of the categories, our results are higher than the average from overall California and US participants.
  • 24 kiddos got “Best in School” achievement.

Extra thumbs up for these kiddos who got the Best in School!!!

All the kiddos who participated in this event get a certificate from the Bebras Challenge US Committee. Example of the Certificate for one of our kiddos who got the perfect score. Good job Javelyn!

All KodeKiddo participants certificates and results can be downloaded here:

Machine Learning for Kids with KodeKiddo

The best way to teach kids about machine learning is through hands-on
experiences, and by making it fun using examples close to their interests.
What is machine learning? We probably use machine-learning systems every day without even knowing it. The technology gives us spam filters, our Facebook News Feeds, digital assistants, search engines, online shopping recommendations, and more. Machine learning is a subset of artificial intelligence which lets computer systems to perform a specific task without using explicit instructions, relying on patterns and inference instead.

While computers historically relied on people to tell them what to do and how to react, developers are creating machines that are able to learn. This means the robots can make their own decisions, giving them artificial intelligence.

To introduce this concept to children, during the Holiday Program and extra
curricular program, KodeKiddo held a course with the topic of “Machine Learning for Kids” for middle school and high school kiddos. Each project is done in Scratch, a widely used educational coding platform, and using IBM Cloud services to access Watson Assistant, IBM’s Machine Learning system. This course goes through step-by-step guide to create several programs using concepts of machine learning. Samples of the projects are such a program which makes a character that smiles if you say nice things to it and cries if you insult it, recognizes different hand positions when playing rock, paper, scissors, or makes recommendations based on certain data entered.

In this course, the kiddos learned the basic concepts of machine learning and implemented them in their coding to understand how machine learning can make their programs work better. In the first steps, they gathered data samples to train the program. After that, they created User Interface (UI) using Scratch and incorporate the additional command blocks in Scratch for the implementation of machine learning tasks, including using APIs from IBM Watson

In simple terms, here are the three steps: 

  1. Collect examples of things you want to be able to recognise
  2. Use the examples to train a computer to be able to recognise them
  3. Make a game in Scratch that uses the computer’s ability to recognise them

At the end of the program, the kiddos worked in a team to create one personal project using the concepts they learned and present it to the parents. See some examples below.

These kiddos are part of KodeKiddo extracurricular coding program at @LEC Laurensia Enrichment Center in Santa Laurensia school, Alam Sutera. They learned how to train simple machine-learning models and use them to play games and complete interactive projects in Scratch.

With the emergence of Artificial Intelligence technology around us, even kiddos should learn this machine learning concept earlier! 

Videos from the LEC Programs

Videos from the Holiday Program – Machine Learning Theme

Reference: 

https://machinelearningforkids.co.uk/ https://www.ibm.org/activities/machine-learning-for-kids

Learn the Fundamental of Machine Learning. Download this Machine Learning for Dummies eBook from IBM.

Year End Holiday Program 2019

Coming Back in Time for Year End School Holiday!!

Perfect balance of fun, learning & technology.

Fill up  holiday time with something productive.

Give them a step up and a head start to get 21st century skills.

Join KodeKiddo coding holiday program.

  • Program for kids 7 – 15 years old
  • Extensive program, 5 days a week
  • Two weeks of December 16-20 2019 and January 6-10 2020. Different topics each week
  • Laptop, tablet, robot & material provided by KodeKiddo
  • Bring your creations at the end of the program
  • Snacks are provided. Bring your own lunch
  • Course fee range of Rp 750.000 – Rp 1.250.000

Special Discounts:

Group discount (3 or more) : 10% off  
Multi-weeks discount            : 10% off

Discount Tidak Dapat Di Gabung

Hasil Kompetisi Grok Learning 2019

KodeKiddo ingin memberikan ucapan selamat kepada murid-murid yang telah berpartisipasi dalam NCSS Challenge.

Apa itu NCSS Challenge? NCSS Challenge adalah kompetisi computer science yang ditujukan kepada anak-anak yang diselenggarakan oleh Grok Learning yang juga berkolaborasi dengan University of Sydney, dan Australian Computing Academy dan telah diikuti lebih dari 17.000 murid di dari seluruh dunia.

Kompetisi ini berlangsung selama 5 minggu, dengan tujuan agar murid-murid dapat belajar bahasa pemrograman Blockly dan Python dengan menyelesaikan soal-soal yang diberikan dalam kompetisi ini. 124 murid KodeKiddo dari 13 KodeKiddo centers di seluruh Indonesia berpartisipasi di kompetisi.

Hasil dari kompetisi ini sudah di rilis oleh tim Grok Learning dan banyak murid-murid dari KodeKiddo mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. 27 murid KodeKiddo mendapatkan nilai yang sempurna dan masuk kedalam peringkat ter-atas dalam kompetisi ini.

Mempunyai kemampuan dalam bidang Computer Science atau Teknik Informatika sangat bermanfaat. Computer Science saat ini banyak di terapkan di banyak bidang seperti contohnya menyembuhkan kanker, dan mengatasi pemanasan global. Kami melilhat banyak anak-anak yang sangat antusias dalam mempelajari Computer Science ini dan kami berharap ini dapat memberikan dampak positif kepada masa depan mereka.

Mempunyai kemampuan dalam bidang Computer Science atau yang sering kita sebut sebagai Teknik Informatika sangat bermanfaat. Computer Science banyak di terapkan ke dalam banyak bidang seperti contohnya menyembuhkan kanker, mengatasi global warming, dan sebagainya. Melihat murid-murid berprestasi ini sangat membanggakan dan sangat memberikan dampak positif terhadap anak yang masih berumur sangat muda, kami berharap keberhasilan mereka dapat menjadi sebuah motivasi untuk anak-anak lain dalam mempelajari Computer Science.

Selama kompetisi ini kami dari KodeKiddo team mendampingi anak-anak agar mereka dapat termotivasi dan tetap semangat dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. Kami juga membimbing mereka agar dapat mengerjakan soal-soal tersebut dan menyelesaikan kompetisi yang berlangsung selama 5 minggu ini.

Kami dari tim KodeKiddo sangat bangga terhadap murid-murid yang telah mengikuti kompetisi ini dengan semangat. Kami juga berharap dengan mengikuti kompetisi ini anak-anak dapat lebih termotivasi, dan lebih bersemangat dalam mempelajari ilmu Computer Science ini.

Mau ikutan? Ayuk bergabung dengan KodeKiddo segera.

Asah Kemampuanmu di KiddoHack

Mencari kegiatan waktu luang yang bermanfaat bagi anak-anak, memang menjadi sesuatu yang gampang-gampang susah bagi orang tua. Banyak yang menginginkan agar kegiatan tersebut, selain menambah teman di luar sekolah, memberikan kesenangan juga dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi sang anak. KodeKiddo hadir untuk memberikan solusi kegiatan luar sekolah yang juga akan menambah keahlian pesertanya dalam hal coding.

Beberapa waktu yang lalu, bertempat di Ruang Komunal Facebook, Jakarta, KodeKiddo mengadakan KiddoHack sebuah ajang mini hackathon yang merupakan ajang untuk mengembangkan kemampuan coding. Selain itu, kemampuan kerja sama juga diasah dalam ajang ini karena ada dua orang dalam satu tim, yang diharapkan menyelesaikan tugas yang diberikan.

Dalam proses pengerjaannya, peserta dapat berkonsultasi dengan para mentor yang berkeliling selama hackathon berlangsung. Selain mendatangkan mentor yang mumpuni dari berbagai perusahaan teknologi dan start-up, KiddoHack kali ini bekerja sama dengan Generation Girls, sebuah start up yang memiliki tujuan untuk memperkenalkan coding dan hal-hal yang terkait dengan teknologi komputasi, kepada perempuan sejak usia dini.

KiddoHack ini terbagi atas 4 kelompok kelas ini dan tiap kelompok mendapatkan tugas yang berbeda-beda. Hanya saja, tujuannya tetap sama, membuat games dengan menggunakan aplikasi yang disediakan.  Makin tinggi kelas peserta, maka makin sulit game yang harus dibuat serta makin rumit aplikasi yang digunakan. Contohnya peserta kelas 2-4 dan 5-6 menggunakan aplikasi Scratch atau Minecraft; sedangkan peserta dengan grade tertinggi, yaitu kelas 10 – 12 dapat memilih 3 aplikasi dalam pengerjaannya dapat memilih menggunakan MIT App Inventor, HTML atau Android Studio. Ada 3 tema besar yang ditawarkan, yaitu healthy mind and bodyclimate warrior, dan global citizen.

Uniknya, games ini menyelipkan unsur-unsur kepedulian kepada lingkungan sekitar dalam games yang dibuat. Contohnya bagi yang memilih tema climate warrior membuat game yang mengatur pemain mendapatkan poin setiap  berhasil menanam dan memelihara sejumlah pohon. Selain ajang berkompetisi, KiddoHack ini menjadi ajang showcase bagi anak dan orangtua yang berminat mengikuti kursus di KodeKiddo. Lewat acara ini, calon peserta bisa mendapatkan gambaran tentang bagaimana dan apa jenis kursus yang ditawarkan KodeKiddo.

Juliana Harsianti – freelance journalist

NCSS Challenge 2019 Competition

 

The NCSS Challenge is a programming competition using Blockly and Python open for all school students from all of the countries. The competition started on Monday 29th July, 2019 and running for about 5 weeks, when the kiddos completed a set of challenges every week.

ncss2019

Why Learn and Do Coding Competition?

Programming (also known as coding) is how sites like Facebook and apps like Instagram are made. Knowing how to program is like having a computing super power. The NCSS Challenge teaches students to code in Python 3.6. Python is an easy to learn scripting language used for many different purposes such as web applications and scientific research. Companies like Google, Facebook and Reddit all use Python in their infrastructure and web services.

For the third year, KodeKiddo participated again in NCSS Challenges 2019 from Grok Learning, with over 124 of our students from 13 KodeKiddo centers participated. The results of the competition have now been released, and 27 students from KodeKiddo reached the top of the leader board with Perfect Scores! Great works kiddos!

Congratulations for all the kiddos who made it to the leader board as the top performers!

Download the complete list of KodeKiddo kiddos on the leader board : NCSS 2019 Leaderboard_KodeKiddo

Teaching Android Studio in Generation Girl’s Camp

Hi. My name is Lubna Mahdania, a Binus student and a teacher in KodeKiddo.

I’ve never heard about Generation Girl until I got a message from Ms. Meil who recommended me to join their summer club program. As I read the brochure Ms. Meil sent me, I’ve learned that this program is basically a training camp program who will turn any female high school students into a computer whiz. It didn’t take much times for me to get interested in this idea. Right after that, I applied to join as a mentor. And by that, I had to wait for several months until the summer club. I was so excited to wait whether I would get accepted as a mentor or not!

One of the reasons why I found this summer club program interesting and why I really wanted to contribute to this amazing program is because I, as a female IT student, want to help female youngsters to learn about programming. This industry is filled with males as a majority, and I’m afraid that they might think that IT is not for them without even trying to learn about it, or even get underestimated just because they are female. Well, at least that’s what I thought before. I want them to see the IT field that includes coding, computational thinking, etc. is fun and interesting!

As time passed by, the wait is finally over. I got accepted as a mentor, thankfully. And to prepare for this amazing program, I had to work with a lot of cool people to create the lesson plan and stuff. Since I’m majoring in Mobile App department, I would teach them about Android and how to create a mobile app in a week.

We mentors prepared and practiced so hard for two months or so, before the d-day. With a full of hope that the kids would fall in love with mobile programming just like how we did.

And just like that. The time flew out so fast that the week 2 program of the summer club finally came! I was so excited yet so nervous because there was a little part of me that afraid the lesson would be so hard for the kids. But it was gone in no time as I met all of the 15 amazing girls that enrolled in the class that I taught in. They were all good and kind, had willing to learn and were so excited to learn about mobile app as well. I was so shocked that some of them already had a high motivation to create a mobile app even before joining the class, while the rest were just ‘following’ their family’s recommendation.

All that just made my motivation to teach them get up high. I shared some knowledges about mobile app that I know to them, as well as introduced them about the mighty Android Studio and how we use it as a tool to create a mobile app. The girls learned faster than I imagined. I was so glad that even when there were students who couldn’t join the class all-week, they still managed to learn and understand about the lesson. I was so impressed, once again!

On the fourth day, they had a task to create a mobile app as a project. And I once again was so impressed by how the girls could think about a lot of creative ideas about mobile app. In just a very short two days, they finally succeeded in creating their first mobile app. I might be just stood there calmly at that time, but I was so amazed and proud at what they’ve done. Well done, girls!

Even though the summer class was over, but I really hope that they could be more interested in programming in the future. They are still young and they surely have times to explore a lot of amazing things in the IT field. Technology is something that will change so fast and it just makes it so challenging to learn more. Since we’re talking about young age and IT, I also recommend kids to learn about computational thinking at a very young age. By learning about programming logics, it will help them to deepen their logic skills. Plus, it’s easier to teach them while they’re still young!

That’s why, on a daily basis, I spend my time as a coding instructor in KodeKiddo. With the knowledge that I have learned in college, I believe that I can help kids to learn more about computer programming and might as well to get them fall in love with it. I would be so proud if one day some of my students could be a successful IT people that one day could change the world!

Mentoring in Generation Girl’s Camp

Hai! Nama aku Christin, aku saat ini masih kuliah di Binus University dan ngambil jurusan Teknik Informatika. Kebetulan aku juga lagi magang sebagai Instructor di Kodekiddo.

Hari berjalan seperti biasa saat tiba-tiba atasanku Ms Meilani, foundernya Kodekiddo kontak aku untuk bergabung untuk jadi mentor pada sebuah workshop bertajuk “Generation Girl’s Summer Club”, jelas aku yang saat itu gatahu menahu tentang organisasi ini mulai mencari tau di internet, mulai dari stalkerin Instagram mereka, dan buka-buka website resmi mereka.

Setelah aku stalkerin media social mereka seharian, aku baru tahu ternyata Kodekiddo dan Generation Girls ini pathnership. Dan visi misi Generation Girl adalah mendorong perempuan agar mereka berperan penting dalam bidang bidang STEM (Science, Technology, Engineering dan Math) sejak dini melalui klub liburan yang seru.

Dari awal membaca aku sudah merasa tertarik, jadi aku scroll lebih jauh lagi informasi tentang mereka, dan ternyata kegiatan yang mereka lakukan seru-seru loh! Bayangin aja kita bisa belajar IT secara gratis dan dapet makan siang pula! Dan mereka juga ada field trip ke destinasi-destinasi yang berbeda tiap minggu.

Sebagai mahasiswi IT aku tahu jelas jika bidang ini sebagian besar peminatnya adalah pria. Dan saat melihat visi misi Generation Girl yang ternyata sebagian besar krunya(bahkan hampir 90% nya adalah wanita) aku jadi makin excited! Rasanya pasti bakal seru ketemu sama para wanita-wanita yang berkecimpung di bidang yang sama denganku, lebih-lebih kita pasti kurang lebih merasakan pengalaman yang sama yaitu teman pria yang lebih banyak daripada wanita.

Jadi mulailah aku coba buka url pendaftaran mentor mereka, topik yang aku ambil untuk mentoring adalah Backend For Beginners, awalnya agak was-was juga, secara Backend ini kan cukup berat materinya dan target yang aku ajar itu anak umur 13-17 th. Tapi aku tetep optimis dengan diri sendiri dan berusaha buat materialnya semudah dan semenyenangkan mungkin untuk dipelajari. Khusus kelas aku, aku ngajar berdua bersama mbak Inne dan untungnya mbak Inne ini juga baik!

Jadi tibalah hari H saat aku ngajar, awalnya agak nervous juga walopun udah berpengalaman ngajar anak-anak. Tapi ternyata anaknya seru-seru dong! Bahkan beberapa anak punya ketertarikan yang sama kayak aku. Jadi proses mengajar selama seminggu itu terasa mudah, walopun materi yang diangkat cukup berat namun anak-anaknya semangat banget sama yang mereka pelajari! Aku yang ngajar juga jadi makin semangat untuk ngajar, meskipun kita sering ketemu banyak error-error melanda di tengah jalan, tapi semua itu bisa diselesaikan bersama, bahkan anak-anaknya juga saling bantu satu sama lain. They’re so cute!

Summer Club ini bakalan jadi pengalaman gak terlupakan aku, karena disini aku berkesempatan bertemu banyak wanita-wanita hebat yang udah berpengalaman sekali di bidangnya, aku bisa dapet banyak masukan dari mereka, dan aku juga bisa berkenalan sama para rookies-rookies yang lucu! Pokoknya aku dapat pengalaman seru yang ga akan dilupakan, thank you juga untuk Ms Meil yang udah ngasih tau aku soal Summer Club ini, kalo tidak ada beliau aku pasti ga akan tahu dan bertemu orang-orang hebat disana.