Asah Kemampuanmu di KiddoHack

Mencari kegiatan waktu luang yang bermanfaat bagi anak-anak, memang menjadi sesuatu yang gampang-gampang susah bagi orang tua. Banyak yang menginginkan agar kegiatan tersebut, selain menambah teman di luar sekolah, memberikan kesenangan juga dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi sang anak. KodeKiddo hadir untuk memberikan solusi kegiatan luar sekolah yang juga akan menambah keahlian pesertanya dalam hal coding.

Beberapa waktu yang lalu, bertempat di Ruang Komunal Facebook, Jakarta, KodeKiddo mengadakan KiddoHack sebuah ajang mini hackathon yang merupakan ajang untuk mengembangkan kemampuan coding. Selain itu, kemampuan kerja sama juga diasah dalam ajang ini karena ada dua orang dalam satu tim, yang diharapkan menyelesaikan tugas yang diberikan.

Dalam proses pengerjaannya, peserta dapat berkonsultasi dengan para mentor yang berkeliling selama hackathon berlangsung. Selain mendatangkan mentor yang mumpuni dari berbagai perusahaan teknologi dan start-up, KiddoHack kali ini bekerja sama dengan Generation Girls, sebuah start up yang memiliki tujuan untuk memperkenalkan coding dan hal-hal yang terkait dengan teknologi komputasi, kepada perempuan sejak usia dini.

KiddoHack ini terbagi atas 4 kelompok kelas ini dan tiap kelompok mendapatkan tugas yang berbeda-beda. Hanya saja, tujuannya tetap sama, membuat games dengan menggunakan aplikasi yang disediakan.  Makin tinggi kelas peserta, maka makin sulit game yang harus dibuat serta makin rumit aplikasi yang digunakan. Contohnya peserta kelas 2-4 dan 5-6 menggunakan aplikasi Scratch atau Minecraft; sedangkan peserta dengan grade tertinggi, yaitu kelas 10 – 12 dapat memilih 3 aplikasi dalam pengerjaannya dapat memilih menggunakan MIT App Inventor, HTML atau Android Studio. Ada 3 tema besar yang ditawarkan, yaitu healthy mind and bodyclimate warrior, dan global citizen.

Uniknya, games ini menyelipkan unsur-unsur kepedulian kepada lingkungan sekitar dalam games yang dibuat. Contohnya bagi yang memilih tema climate warrior membuat game yang mengatur pemain mendapatkan poin setiap  berhasil menanam dan memelihara sejumlah pohon. Selain ajang berkompetisi, KiddoHack ini menjadi ajang showcase bagi anak dan orangtua yang berminat mengikuti kursus di KodeKiddo. Lewat acara ini, calon peserta bisa mendapatkan gambaran tentang bagaimana dan apa jenis kursus yang ditawarkan KodeKiddo.

Juliana Harsianti – freelance journalist

NCSS Challenge 2019 Competition

 

The NCSS Challenge is a programming competition using Blockly and Python open for all school students from all of the countries. The competition started on Monday 29th July, 2019 and running for about 5 weeks, when the kiddos completed a set of challenges every week.

ncss2019

Why Learn and Do Coding Competition?

Programming (also known as coding) is how sites like Facebook and apps like Instagram are made. Knowing how to program is like having a computing super power. The NCSS Challenge teaches students to code in Python 3.6. Python is an easy to learn scripting language used for many different purposes such as web applications and scientific research. Companies like Google, Facebook and Reddit all use Python in their infrastructure and web services.

For the third year, KodeKiddo participated again in NCSS Challenges 2019 from Grok Learning, with over 124 of our students from 13 KodeKiddo centers participated. The results of the competition have now been released, and 27 students from KodeKiddo reached the top of the leader board with Perfect Scores! Great works kiddos!

Congratulations for all the kiddos who made it to the leader board as the top performers!

Download the complete list of KodeKiddo kiddos on the leader board : NCSS 2019 Leaderboard_KodeKiddo

Teaching Android Studio in Generation Girl’s Camp

Hi. My name is Lubna Mahdania, a Binus student and a teacher in KodeKiddo.

I’ve never heard about Generation Girl until I got a message from Ms. Meil who recommended me to join their summer club program. As I read the brochure Ms. Meil sent me, I’ve learned that this program is basically a training camp program who will turn any female high school students into a computer whiz. It didn’t take much times for me to get interested in this idea. Right after that, I applied to join as a mentor. And by that, I had to wait for several months until the summer club. I was so excited to wait whether I would get accepted as a mentor or not!

One of the reasons why I found this summer club program interesting and why I really wanted to contribute to this amazing program is because I, as a female IT student, want to help female youngsters to learn about programming. This industry is filled with males as a majority, and I’m afraid that they might think that IT is not for them without even trying to learn about it, or even get underestimated just because they are female. Well, at least that’s what I thought before. I want them to see the IT field that includes coding, computational thinking, etc. is fun and interesting!

As time passed by, the wait is finally over. I got accepted as a mentor, thankfully. And to prepare for this amazing program, I had to work with a lot of cool people to create the lesson plan and stuff. Since I’m majoring in Mobile App department, I would teach them about Android and how to create a mobile app in a week.

We mentors prepared and practiced so hard for two months or so, before the d-day. With a full of hope that the kids would fall in love with mobile programming just like how we did.

And just like that. The time flew out so fast that the week 2 program of the summer club finally came! I was so excited yet so nervous because there was a little part of me that afraid the lesson would be so hard for the kids. But it was gone in no time as I met all of the 15 amazing girls that enrolled in the class that I taught in. They were all good and kind, had willing to learn and were so excited to learn about mobile app as well. I was so shocked that some of them already had a high motivation to create a mobile app even before joining the class, while the rest were just ‘following’ their family’s recommendation.

All that just made my motivation to teach them get up high. I shared some knowledges about mobile app that I know to them, as well as introduced them about the mighty Android Studio and how we use it as a tool to create a mobile app. The girls learned faster than I imagined. I was so glad that even when there were students who couldn’t join the class all-week, they still managed to learn and understand about the lesson. I was so impressed, once again!

On the fourth day, they had a task to create a mobile app as a project. And I once again was so impressed by how the girls could think about a lot of creative ideas about mobile app. In just a very short two days, they finally succeeded in creating their first mobile app. I might be just stood there calmly at that time, but I was so amazed and proud at what they’ve done. Well done, girls!

Even though the summer class was over, but I really hope that they could be more interested in programming in the future. They are still young and they surely have times to explore a lot of amazing things in the IT field. Technology is something that will change so fast and it just makes it so challenging to learn more. Since we’re talking about young age and IT, I also recommend kids to learn about computational thinking at a very young age. By learning about programming logics, it will help them to deepen their logic skills. Plus, it’s easier to teach them while they’re still young!

That’s why, on a daily basis, I spend my time as a coding instructor in KodeKiddo. With the knowledge that I have learned in college, I believe that I can help kids to learn more about computer programming and might as well to get them fall in love with it. I would be so proud if one day some of my students could be a successful IT people that one day could change the world!

Mentoring in Generation Girl’s Camp

Hai! Nama aku Christin, aku saat ini masih kuliah di Binus University dan ngambil jurusan Teknik Informatika. Kebetulan aku juga lagi magang sebagai Instructor di Kodekiddo.

Hari berjalan seperti biasa saat tiba-tiba atasanku Ms Meilani, foundernya Kodekiddo kontak aku untuk bergabung untuk jadi mentor pada sebuah workshop bertajuk “Generation Girl’s Summer Club”, jelas aku yang saat itu gatahu menahu tentang organisasi ini mulai mencari tau di internet, mulai dari stalkerin Instagram mereka, dan buka-buka website resmi mereka.

Setelah aku stalkerin media social mereka seharian, aku baru tahu ternyata Kodekiddo dan Generation Girls ini pathnership. Dan visi misi Generation Girl adalah mendorong perempuan agar mereka berperan penting dalam bidang bidang STEM (Science, Technology, Engineering dan Math) sejak dini melalui klub liburan yang seru.

Dari awal membaca aku sudah merasa tertarik, jadi aku scroll lebih jauh lagi informasi tentang mereka, dan ternyata kegiatan yang mereka lakukan seru-seru loh! Bayangin aja kita bisa belajar IT secara gratis dan dapet makan siang pula! Dan mereka juga ada field trip ke destinasi-destinasi yang berbeda tiap minggu.

Sebagai mahasiswi IT aku tahu jelas jika bidang ini sebagian besar peminatnya adalah pria. Dan saat melihat visi misi Generation Girl yang ternyata sebagian besar krunya(bahkan hampir 90% nya adalah wanita) aku jadi makin excited! Rasanya pasti bakal seru ketemu sama para wanita-wanita yang berkecimpung di bidang yang sama denganku, lebih-lebih kita pasti kurang lebih merasakan pengalaman yang sama yaitu teman pria yang lebih banyak daripada wanita.

Jadi mulailah aku coba buka url pendaftaran mentor mereka, topik yang aku ambil untuk mentoring adalah Backend For Beginners, awalnya agak was-was juga, secara Backend ini kan cukup berat materinya dan target yang aku ajar itu anak umur 13-17 th. Tapi aku tetep optimis dengan diri sendiri dan berusaha buat materialnya semudah dan semenyenangkan mungkin untuk dipelajari. Khusus kelas aku, aku ngajar berdua bersama mbak Inne dan untungnya mbak Inne ini juga baik!

Jadi tibalah hari H saat aku ngajar, awalnya agak nervous juga walopun udah berpengalaman ngajar anak-anak. Tapi ternyata anaknya seru-seru dong! Bahkan beberapa anak punya ketertarikan yang sama kayak aku. Jadi proses mengajar selama seminggu itu terasa mudah, walopun materi yang diangkat cukup berat namun anak-anaknya semangat banget sama yang mereka pelajari! Aku yang ngajar juga jadi makin semangat untuk ngajar, meskipun kita sering ketemu banyak error-error melanda di tengah jalan, tapi semua itu bisa diselesaikan bersama, bahkan anak-anaknya juga saling bantu satu sama lain. They’re so cute!

Summer Club ini bakalan jadi pengalaman gak terlupakan aku, karena disini aku berkesempatan bertemu banyak wanita-wanita hebat yang udah berpengalaman sekali di bidangnya, aku bisa dapet banyak masukan dari mereka, dan aku juga bisa berkenalan sama para rookies-rookies yang lucu! Pokoknya aku dapat pengalaman seru yang ga akan dilupakan, thank you juga untuk Ms Meil yang udah ngasih tau aku soal Summer Club ini, kalo tidak ada beliau aku pasti ga akan tahu dan bertemu orang-orang hebat disana.

KodeFiesta 2019 Winner Announcement

Congratulation!!

The top three winners of the Scratch Coding Competition – Kode Fiesta 2019 have been selected.

You have made a project worthy of being one of the best projects from coders all over Indonesia.

Below are the nine winning teams (top three in each age category): 

Elementary A (1st – 3rd grade)

First winner

  • Team Name : Bagas
  • Child Name : I Gusti Ngurah Bagas Arya Nugraha
  • Project Name : Bagas Kode Fiesta
  • Theme : Climate Warrior
  • Coach Name : Dandy Alfikri
  • City : Denpasar
  • Comment : Loved the various backdrops, the dialogue, and the animation of the characters: smokes, putting away trash

Second winner

  • Team Name : Dayu Ami
  • Child Name : Ida Ayu Tanaya Mahalakshmi
  • Project Name : Traveling Dayu Ami
  • Theme : Global Citizen
  • Coach Name : Abdul Halim Alhady
  • City : Denpasar
  • Comment : Good to see how you learned about lots of things during your travel. Very informational!

Third winner

  • Team Name : Yes I Can
  • Child Name : Eugene Lionel Garda Patria
  • Project Name : Scratch Project Eugene
  • Theme : Climate Healthy Body
  • Coach Name : Agnes
  • City : Jogja
  • Comment : Interactive game that teaches about balanced food. Required lots of tries before getting the winning combination.

Elementary B (4th – 6th grade)

First winner

  • Team Name : Jose
  • Child Name : Jose Alvaro Darmasetia
  • Project Name : Jose Kode Fiesta Project
  • Theme : Climate Warrior
  • Coach Name : Kenny
  • City : Jakarta
  • Comment : Very interactive game with good background story and message: reducing, recycling, and even make money.

Second winner

  • Team Name : Hugo the Dog
  • Child Name : Meagan Lee
  • Project Name : Healthy Body & 
  • Healthy Mind
  • Theme : Healthy Body
  • Coach Name : John Amadeo Daniswara
  • City : Jakarta
  • Comment : Very personalized story with custom sound recording. Added bonus for interactivity from the drinking water & walking.

Third winner

  • Team Name : Guesteam
  • Child Name : I Gusti Lanang Dhirendra Dwiputra Widyantara
  • Project Name : Lanang Kode Fiesta
  • Theme : Climate Warrior
  • Coach Name : I Wayan Eka Arta Wibawa
  • City : Denpasar
  • Comment : Four different games with multi levels. Fun to play. Love the background music!

Junior high (7th – 9th grade)

First winner

  • Team Name : Omega KodeKiddo Solo
  • Child Name : Pannayaka Janggleng, Dylan Sean Chiarief
  • Project Name : Omega Warrior
  • Theme : Climate Warrior
  • Coach Name : Guruh Nusantara
  • City : Solo
  • Comment : Love the custom sprites! The game is fun. The joke about next level is also funny.

Second winner

  • Team Name : Devlin Mikha
  • Child Name : Devlin Mikha Dharmawan
  • Project Name : Kodekiddo_Devlin
  • Theme : Climate Warrior
  • Coach Name : Irma Ayu
  • City : Jakarta
  • Comment : Fun play with. Love the many backdrops with detail & mini games on each scenario.

Third winner

  • Team Name : doggostudios
  • Child Name : Stefan Natanael Kencana
  • Project Name : Earth project Stefan
  • Theme : Climate Warrior
  • Coach Name : I Wayan Eka Arta Wibawa
  • City : Denpasar
  • Comment : Very original idea! Engaging game that needs strategy thinking and math.

The top two teams are invited to attend the KiddoHack 2019 in Jakarta, present your projects, and awarded their prize there.

Please reply to this email by Wednesday, August 7, 2019 to confirm your attendance. Travel expenses (up to Rp 3,000,000 per team) are covered by the organizer (receipt required).

Detail about KiddoHack event can be found here: https://kodekiddo.com/kiddohack2019/

The third-place winners will get a surprise prize in the mail.

We have been so impressed by all the great examples of creative storytelling, design thinking, teamwork and perseverance with coding in this competition.

Thank you to all of our KodeFiesta teams, their support teams (i.e. parents), and of course their wonderful and dedicated coaches.  

We will share all the projects, videos, and complete story from KodeFiesta 2019 for in our Blog in the next few weeks. Stay Tune! All the submitted projects are available in this Scratch Studio: https://scratch.mit.edu/studios/25027681/

Coding Holiday Program 2019

            Libur sekolah telah tiba dan seiring dengan ini, Kodekiddo mengadakan kegiatan Holiday Program 2019 di mana anak-anak dapat ikut serta dan belajar coding untuk mengisi liburan mereka dengan hal yang baik dan bermanfaat, kegiatan ini menyediakan fasilitas belajar coding untuk anak-anak SD dan SMP.Kegiatan ini dapat menguji kemampuan mereka dalam berpikir logical dan computational, program ini berlangsung selama 4 minggu di mana terdapat topik yang berbeda-beda di setiap minggunya, dan pada hari terakhir, kiddos mendapatkan sertifikat dari Kodekiddo. Selain itu, pada hari terakhir setiap minggunya orang tua diundang untuk dapat hadir untuk menyaksikan presentasi hasil kegiatan dari anak.

Kodekiddo menawarkan topik yang beragam dan disesuaikan dengan kemampuan belajar anak-anak, seminggu yang lalu sudah ada 10 murid yang menyelesaikan holiday program untuk kelas 4 SD keatas, beberapa topik menarik yang disediakan,beberapa topiknya yaitu ( Unity : di topik ini kiddos dilatih dalam membuat dan mendesign game sederhana, MIT:Mobile App Development : di topik ini kiddos dilatih dalam mendesign dan membuat aplikasi untuk mobile, Hardware Integration : di topik ini kiddos dilatih untuk menghubungkan software dengan hardware). Semua topik ini diajarkan selama 5 hari dalam seminggu, di mana pada hari keempat dan hari terakhir yaitu hari jumat, kiddos membuat free project dengan basic yang telah dipelajari dari materi yang disediakan pada 3 hari pertama, setelah itu mereka mempresentasikan project yang mereka buat di depan teman-teman dan orang tua.

Pada holiday program tahun ini kami juga menghadirkan lagi Teaching Assistant (TA), para Teaching Assistant ini merupakan siswa-siswi reguler class di Kodekiddo sehingga mereka sudah berbekali basic dalam coding, selain itu juga mereka dibekali dengan materi yang dipelajari pada holiday program, dengan adanya Teaching Assistant, kiddos dapat merasa lebih nyaman dan tidak malu karena mereka tidak hanya dapat bertanya kepada Teacher namun mereka juga dapat bertanya kepada pengajar yang seumur atau hampir seumur dengan mereka. Dengan diselenggarakannya kegiatan holiday program kami bertujuan untuk menunjukan pentingnya anak-anak belajar coding seperti layaknya mereka belajar membaca dan menulis dari usia dini, dan waktu liburan anak-anak juga menjadi lebih bermanfaat dan menyenangkan.

Web-Comp 2019

Web.Comp is a web competition for school students that was organized by Grok Learning for students all over the world. It’ll teach you how to build a website as we go along, rather than expecting you to be an expert already.

Why learn web design? Every time you use the web, you’re seeing HTML, CSS, and JavaScript. Creating a website is one of the most useful technical skills you can learn.

Web.Comp teaches you HTML/CSS and JS, the powerful building blocks needed to build a website from scratch. Learning to write HTML/CSS and JS by hand gives you full control over the look and interactivity of your site, so you can implement your web designs exactly as you imagined them!

In 2019, we have 72 KodeKiddo students from 10 centers all over Indonesia participated in this competition, together with students from countries all over the world!

Below in an excerpt of the result and sample certificate for one of our kiddos or download the file for the complete result.

In addition to the solving the challenges in the competition, the kiddos also created their own websites using the skills acquired throughout the lesson. Four of our KodeKiddo kiddos websites were selected to be in the LeaderBoard. Extra congratulation !!

SPK National Convention 2019


 “SPK Berkolaborasi SPK Menginspirasi”

KodeKiddo menjadi salah satu sponsor untuk acara ini.

SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama) merupakan satuan pendidikan yang mengkolaborasikan antara kurikulum internasional dengan kurikulum nasional. Sebelum tahun 2014, SPK dikenal dengan sebutan sekolah internasional atau sekolah swasta nasional plus.

Konvensi Nasional IV Sekolah SPK Indonesia diselenggarakan selama 3 (tiga) hari di Hotel Santika Kelapa Gading (28 Februari 2019) dan BPK PENABUR Kelapa Gading (1-2 Maret 2019).

Acara ini dihadiri lebih dari 300 peserta dari sekolah SPK, sekolah Non-SPK, pemerhati pendidikan, pakar dan praktisi pendidikan, pimpinan lembaga pendidikan dan institusi yang berkecimpung di dunia pendidikan.